Cerita Kembali ke Jakarta Pakai Bus Jogja-Jakarta

Tiba-tiba saya harus pulang ke Jakarta besok malam. Sialnya, sudah saya cek daftar tiket kereta, semuanya sudah dipesan. Mau pesan tiket pesawat? Memangnya saya anak konglomerat. Jadinya, satu-satunya pilihan ialah naik bus. Awalnya agak enggan-enggan begitu mau naik bus, tapi karena adanya pilihan transportasi itu yang sudahlah. Terus, saya carilah informasi tentang pemesanan tiket bus online tapi dari mana? Untung saja ada teman yang sudi membagikan pengalamannya naik bus malam. Katanya, sekarang ini tak perlu susah-susah cari tiket di terminal. Sekarang, memesan tiket bus Jakarta Jogja pun bisa langsung pakai aplikasi android. Ah, masa sih? Begitulah rasa penasaran saya, sampai akhirnya sang teman pun memberi tahu aplikasi berikut memasangnya di gawai.

Bukannya gaptek sih, tapi informasi semacam itu jelas saja baru pertamakalinya saya dengar. Makanya, berkat bantuan teman, jadilah itu aplikasi terpasang di gawai. Prosesnya cepat, dan bisa diunduh dari Apple Store, Google Play, dan Blackberry App World. Nah, lengkap kan?

Setelah memasang aplikasi itulah, saya dengan bersemangat mencari informasi tentang pemesanan tiket bus jakarta jogja. Ya mau bagaimana lagi, daripada harus datang ke agen atau terminal, kan lebih baik pesan tiket dari ponsel, bisa sambil guling-guling di kasur pula. Awalnya, saya pencet itu tombol cari yang berisi kolom untuk menemukan dan memilih perjalanan. Jelas saya cari tujuan Jakarta dari Jogja. Dan mudah ditebak; ada banyak pilihan bus tersedia. Langsung saja saya pilih setelah beberapa kali mempertimbangkannya bersama teman, segera memasukkan data pesanan, dan melakukan pembayaran. Pembayaran? Iya. Saat itu juga!

Saking penasarannya, saya sempatkan juga untuk membuka tampilan versi websitenya. Buka laptop, menyalakan koneksi internet, dan tancap gas ke situs terkait. Wow, semuanya sudah dikemas secara profesional, mulai dari sistem pemesanan tiket dengan kolom keberangkatan, waktu, tujuan,nama bus, jumlah penumpang, dan sebagainya.

Pesan tiket dan langsung berangkat keesokan harinya. Itulah yang sudah saya lakukan ketika menempuh perjalanan kembali dari Jogja ke Jakarta. Waktu itu saya memilih Bus Kramat Djati dan langsung menuju ke tempat pemberhentian. Kalau fasilitasnya? Jangan skeptis dulu, berbeda banget dengan gambaran selama ini tentang bus yang kerap diceritakan terlalu padat, sempit, dan kadang-kadang kurang bersih. Harus diakui bahwa ada banyak perombakan dalam layanan transportasi darat yang satu ini. Mulai dari televisi, leg rest (itu lho, buat menaruh kedua kaki biar kita bisa selonjoran), bantal, selimut, jajajan, makanan, toilet, dan bahkan ada yang sampai menyediakan layanan antar sampai rumah jika tinggal di dalam kota!

Selama ini pula, saya sudah banyak teracuni oleh persepsi tentang pelayanan bus yang terkesan kurang ramah dan tidak memperhatikan standar kualitas. Nah, saya berani menjami bahwa semua anggapan negatif semacam itu boleh dibuktikan kalau salah. Para petugasnya sangat baik dan ramah, begitu juga saat memasuki bus. Sebenarnya kalau mau cerita pengalaman selama naik bus itu yang sangat sedikit. Soalnya, saya lebih banyak tertidur. Habisnya, kondisinya enak sekali untuk tidur dan tak terasa telah sampai ke ibukota. Setelah punya pengalaman naik bus itulah, saya mulai berani menyatakan untuk naik bus jika mau pulang. Toh, sekarang ini nyaris tak ada bedanya. Cuma kalau tak mau terjebak dalam arus lalu lintas yang harus cari waktu pulang yang tepat sih. Jadi, jangan ragu untuk memilih bus sebagai jalur pulang ke Jakarta – Jogja atau sebaliknya.